Pustakawan Berkualitas adalah Pustakawan yang Bersahabat dengan Pemustaka

Ilmu Informatika : Pustakawan Berkualitas adalah Pustakawan yang Bersahabat dengan Pemustaka.
Seringkali pustakawan dipandang sebelah mata oleh masyarakat. Rata-rata mereka (bukan kalangan kepustakaan) memandang bahwa pustakawan adalah tenaga staf perpustakaan yang bertugas manata buku ke rak, malayani pengunjung yang ingin meminjam buku, duduk di meja perpustakaan, memakai kacamata, galak, bukan seperti itu.
Tugas pustakawan sangatlah tidak mudah, seorang pustakawan harus gemar membaca karena pustakawan harus menguasai semua jenis koleksi yang ada di perpustakaannya. Ketika pegunjung mencari koleksi yang dibutuhkan, dengan mudakh pustakawan akan menunjukkan koleksi yang dicari. Itulah salah satu tugas pustakawan yang sesungguhnya.
Saat ini tugas besar pustakawan adalah membangkitkan semangat masyarakat cinta membaca, tidak mungkin pustakawan berkoar-koar mengajak gemar membaca, namun dirinya sendiri enggan membaca. Kebanyakan orang memandang bahwa gemar membaca merupakan sifat bawaan seseorang, namun pemikiran itu salah. Gemar membaca tumbuh jika seseorang mempunyai kemampuan kuat untuk membaca. Kita harus membangun mindset bahwa membaca ibarat makanan pokok yang apabila tidak dipenuhi seseorang akan mati. Begitu pula dengan membaca, tanpa membaca seseorang akan tenggelam dan terbelakang akan informasi.

Pustakawan ibarat pramugari yang melayani penumpangnya dengan baik. Pustakawan harus senantiasa memberikan kenyamanan kepada pengunjung, baik itu dengan memberikan sikap ramah, membantu pengunjung yang kebingungan atau kesulitan mencari buku, maupun menjadi sahabat bagi pengunjung. Pustakawan berkualitas adalah pustakawan yang menjadikan pemustaka ketagihan datang ke perpustakaan lagi, berikut karakteristik pustakawan yang diharapkan pengguna:

1. Mengutamakan pelayanan
Ketika pustakawan masuk waktu kerja di perpustakaan disitulah seorag pustakawan harus menyalurkan seluruh inspirasi dan tenaganya, meskipun ia mempunyai masalah pribadi, ia harus menyingkirkan masalah it sementara waktu. Memberikan pelayanan sebaik mungkin bagi pemustaka merupakan tugas utama pustakawan. Pustakawan akan menemui pemustaka dengan beragam sifat, sehingga pustakawan harus bisa memposisikan diri dengan kondisi apapun.

2. Sabar dan tekun
Keberhasilan pustakawan ditunjukkan melalui kesabaran dalam membantu pemustaka yang mengalami kesulitan, frustasi, marah, tidak sabar, sombong, sensitif, pemalu. Dalam kondisi seperti itu, pustakawan diharapkan mampu membantu dan mendengarkan keluhan pengguna, serta merasa bahwa pustakawan merupakan pendengar yang baik. Pustakawan juga perlu sabar dalam menghadapi pengguna pada saat pencarian koleksi. Walaupun pustakawan mendapati pertanyaan yang sulit dan komplek, ia harus tetap bersikap tenag, sehingga pengguna tidak menyesal karena telah mengajukan pertanyaan. Ketika pustakawan benar-benar tidak bisa menjawab pertanyaan yang diajukan oleh pemustaka, pustakawan akan memberitahukan untuk datang lagi lain kali untuk jawaban yang diinginkan. Hal itu akan memberi waktu bagi pustakawan untuk berdiskusi dengan rekan-rekan pustakawan yang lain.

3. Kepekaan
Pustakawan yang peka adalah mampu mengkondisikan nada komunikasi pada saat formal maupun santai ketika berinteraksi dengan pemustaka. Orang yang peka dapat menyesuaikan diri dengan gaya komunikasi yang diinginkan pengguna pada saat tanya jawab.


Masalah komunikasi yang akan dihadapi pustakawan adalah cara berkomunikasi pustakawan berbeda dengan pemustaka yang beraneka ragam,mulai dari anak-anak, orang dewasa, orang berkebutuhan khusus, orang yang berbahasa asing, hal itu terbatas pada pengaturan atau fasilitas yang ada diperpustakaan. Namun hal itu dapat teratasi jika pustakawan peka terhadap situasi seperti itu.

1. Pengendalian diri
Keberhasilan dalam melakukan manjawab keluhan pengguna membutuhkan pengendalian diri. Seringkali pustakawan merasa emosi terhadap pemustaka, hal itu dapat diatasi dengan pengendalian diri sehingga emosi tersebut tidak akan berimbas pada pemustaka yang lain. Ketika keadaan ramai, pustakawan harus mampu mengendalikan diri dihadapan pemustaka sehingga mereka akan merasa diperhatikan penuh oleh pustakawan.

2. Fleksibel dan humoris
Rasa humor sering disebut sebagai kualitas yang baik untuk pustakawan . ketika pustakawan mempunyai rasa humor yang tinggi maka dengan cepat pengguna merasa menjadi sahabat pustakawan. Pustakawan tidak harus kaku dengan aturan, mereka bisa menyesuaikan keadaan yang terjadi terhadap pemustaka.

Saat ini perkembangan teknologi sangatlah pesat, semua bidang telah diselubungi unsur teknologi dalam bekerja agar lebih efisien dan cepat, Begitu pula dengan perpustakaan. Masa kini masyarakat lebih cenderung mencari informasi ke internet daripada ke perpustakaan, apalagi sekarang banyak aplikasi teknologi yang tersedia bagi penyedia informasi. Tidak mustahil jika lama kelamaan perpustakaan akan tergerus dengan adanya teknologi. Perpustakaan tidak menjadikan teknologi sebagai saingan, namun menjadikan kemanjuan teknologi sebagai alat untuk mengembangkan perpustakaan. Contoh seperti digital library, otomatisasi perpustakaan, peminjaman mandiri, OPAC (Online Public Access catalog), dll.

Penulis : Isna Husna Afia
Demikian artikel mengenai Pustakawan Berkualitas adalah Pustakawan yang Bersahabat dengan Pemustaka. Semoga bermanfaat untuk sobat semua.
Nikmati Jasa & Layanan yang ada di www.isrul.com, diantaranya:
1. Jasa Pembuatan dan Verifikasi Akun Paypal dengan VCC (Valid 2 atau 3 Tahun)
2. Jual Akun Adsense Non Hosted Indonesia (0899-5832-699)
3. Penulis Tamu di Isrul.com

0 Response to "Pustakawan Berkualitas adalah Pustakawan yang Bersahabat dengan Pemustaka"

Post a Comment

Jika anda bertanya, jangan lupa mencentang "Notify Me" di bagian kanan bawah, agar mendapat pemberitahuan jika pertanyaan anda telah kami jawab.
Terimakasih telah menyempatkan waktu berkomentar...