Contoh Artikel : "Akademisi Membaca Puisi"

Ilmu Informatika : Contoh Artikel : "Akademisi Membaca Puisi".
Akademisi Membaca Puisi
UIN Sunan Kalijaga : "Burung burung di Tiang Duka" Mempersembahkan "Akademisi Membaca Puisi" - Hari senin, 03 maret 2014 tepatnya pukul 09.00 WIB saya memasuki ruang teatrikal perpustakaan UIN Sunan Kalijaga untuk mengikuti acara yang diselenggarakan oleh MMIP (Mari Membaca Puisi Indonesia). Acara ini berjudul “Akademisi Membaca Puisi” sekaligus launching buku karya Ali D Musyrifa yang berjudul “Burung-burung di Tiang Duka”. Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga merupakan pijakan keempat Ali D Musyrifa dalam roadshow peluncuran bukunya tersebut, dan akan dilanjutkan ke kota-kota lainnya. Selain dihadiri oleh mahasisiwa, acara tersebut juga dihadiri oleh para dosen dan seniman-seniman jogja. konsep acaranya yaitu menampilkan para akademisi membaca puisi, bukan hanya akademisi yang pernah berkiprah di bidang seni, namun juga menampilkan akademisi yang belum pernah membaca puisi, bahkan tidak ahli dalam hal puisi. Disinilah uniknya acara ini, kita akan melihat dosen-dosen kita yang biasanya serius memberikan perkuliahan, sedangkan pada saat itu membacakan puisi dengan ciri khas masing-masing.

Saya sangat bersemangat mengikuti acara itu karena dua hal, yang pertama karena acara dibawakan langsung oleh Ibu labibah zain, Ibu Labibah yang bersikap tegas bercampur gokil dalam perkuliahan, tiba-tiba menjadi seorang MC, pastinya akan semakin gokil dalam membawakan acara tersebut. Kedua, Bapak Solihin arianto ikut serta membacakan puisi, beliau adalah salah satu dosen favorite saya, sehingga sangat membuat saya penasaran melihat ekspresi beliau dalam membacakan puisi.

Ketika memasuki teatrikal perpustakaan UIN Sunan Kalijaga, kursi masih tampak kosong dan hanya diisi oleh beberapa orang saya, ternyata saya berangkat terlalu awal. Melihat background panggung yang tampak apik dengan kain-kain batik khas jogja, begitupun dengan kain batik yang bermotif cover dari buku Ali D Musyrifa “Burung-burung di Tiang Duka” hasil setting background dari Teater Eska yang ikut menyumbang idenya. Satu persatu audiens datang dan meramaikan acara. Tepat pukul 10.00 wib acara dibuka oleh ibu Labibah Zain dengan menampilkan Evi septiani (Dosen faultas dakwah) yang membacakan puisi berjudul “Sebuah Negeri dalam Karung” karya Ali D Musyrifa. Mendengar beliau membacakan puisi begitu indahnya, bukan hanya saya yang dibuat terpukau tapi seluruh audiens dibuat membisu melihat pembacaan puisi beliau. Evi septiani merupakan alumni dari teater Eska yang dulu pernah aktif dalam petas baca puisi, sehingga tidak heran beliau mengemas puisi tersebut dengan begitu indah.

Setelah pembaca pertama, yaitu Evi septiani dilanjutkan oleh akademisi akademisi yang lain, seperti Almakin, PhD, Imam Machali,MA, Susi Anastha,MA, dll. Selain pembacaan puisi, acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan dari Buyung Ispramadi, Viera Choliq dkk, Farid (Dosen fakultas Filsafat UGM) membawakan lagu puisi, mereka melagukan puisi yang terdapat dalam buku Ali D Musyrifa tersebut dengan aliran musik mereka masing-masing. Mereka menciptakan lagu tersebut untuk berpartisipasi dalam memeriahkan acara tersebut.

Beberapa hal yang meyita perhatian saya adalah ketika Bapak Sholihin arianto membawakan puisi “Tangan Pustakawan”, walaupun beliau bukan ahli di bidang puisi namun beliau menyita perhatian bnyak orang, dengan suara lantangnya ketika mengucapkan kata “ Tangan Pustakawan” begitu lantangnya sambil mengangkat kepalan tangan. Sungguh keren dan waib diacungi jempol. Beliau merupakan kepala perpustakaan UIN Sunan Kalijaga. Membawakan puisi tersebut menggambarkan tanggung jawab beliau dalam mengemban sebagai kepala perpustakaan. Walau tidak sedikit yang tertawa dengan pembacaan puisi beliau. tertawa bukan karena mengejek ataupun meremehkan beliau, tapi tertawa karena tidak menyangka dosen yang selama ini serius dalam kuliah, tiba-tiba membacakan puisi dengan sangat menggelegar.

Penampilan bapak Rektor kita, Musa Asyarie.MA juga memukau banyak audiens. Jarang-jarang seorang rektor mau mambacakan puisi di depan para mahasiswa. Beliau ‘ditodong’ ibu Labibah untuk berpartisipasi membacakan puisi karena sama-sama orang pekalongan, canda’an Bu Labibah. Beliau membacakan 3 buah puisi sekaligus dan diahir ahir pembacaan puisi beliau dilanjut dengan penampilan band dari Viera Choliq dan kawan-kawan menyanyikan lagu Burung-burung di Tiang Duka.

Acara di akhiri dengan penampilan penyair Puisi tersebut yaitu Ali D Musyrifa. Beliau tampil dua kali, yang pertama membaca puisi dan kedua musikalisasi puisi yang diiringi oleh musik dari Buyung Ispramadi. Sungguh keren ketika pembacaan puisi beliau dengan penuh penghayatan serta membawa audiens masuk kedalamnya.

Acara yang keren dan dikemas begitu menarik. Hal tersebut terbukti dengan membludaknya penonton. Bukan hanya yang berada dalam ruangan teatrikal, namun diruangpun dipenuhi dnegan penonton yang hanya menyaksikan dari layar LCD yang disediakan oleh panitia. Semoga acara seperti ini akan terus ada untuk meningkatkan minat baca masyarakat dibidang puisi dan sastra.

Mengagumkan... ^_^

Penulis : Isna Husna Afia
Demikian artikel mengenai Contoh Artikel : "Akademisi Membaca Puisi". Semoga bermanfaat untuk sobat semua.
Nikmati Jasa & Layanan yang ada di www.isrul.com, diantaranya:
1. Jasa Pembuatan dan Verifikasi Akun Paypal dengan VCC (Valid 2 atau 3 Tahun)
2. Jual Akun Adsense Non Hosted Indonesia (0899-5832-699)
3. Penulis Tamu di Isrul.com

0 Response to "Contoh Artikel : "Akademisi Membaca Puisi""

Post a Comment

Jika anda bertanya, jangan lupa mencentang "Notify Me" di bagian kanan bawah, agar mendapat pemberitahuan jika pertanyaan anda telah kami jawab.
Terimakasih telah menyempatkan waktu berkomentar...